SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun

Semarak Sambut Ramadhan 1447 H, Pelajar Muhammadiyah Pangkalan Bun Gelar Sarapan Sehat dan Doa Bersama


Pangkalan Bun – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti kompleks pendidikan Muhammadiyah Pangkalan Bun pada pagi ini Jumat 1 Februari 2026. Ratusan murid dari jenjang SD, SMP, hingga SMK Muhammadiyah berkumpul menjadi satu dalam agenda Sarapan Sehat dan Doa Bersama guna menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan 1447 H. 

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar pelajar sekaligus menanamkan kebiasaan hidup sehat sebelum memasuki bulan puasa. Dengan membawa bekal makanan bergizi dari rumah masing-masing, para siswa tampak antusias duduk bersila di halaman sekolah, menciptakan pemandangan kebersamaan yang luar biasa. 

Menanamkan Nilai Kebersamaan

Kepala sekolah menyampaikan bahwa momen ini bukan sekadar acara makan bersama, melainkan bentuk kesiapan fisik dan mental para siswa. 

Melalui sarapan sehat ini, kami ingin mengingatkan anak-anak pentingnya menjaga stamina. Sementara doa bersama adalah sarana kita membersihkan hati agar siap menjalankan ibadah di bulan Ramadhan 1447 H dengan maksimal," ujarnya.


Khidmat dalam Doa

Setelah sesi sarapan berakhir, acara dilanjutkan dengan pembacaan zikir dan doa bersama. Lantunan doa dipanjatkan agar seluruh keluarga besar Muhammadiyah Pangkalan Bun diberikan kesehatan, kelancaran dalam beribadah, serta keberkahan sepanjang bulan suci mendatang.

Kemeriahan acara ditutup dengan aksi saling bermaaf-maafan antar siswa dan guru. Keceriaan terpancar dari wajah para murid yang merasa lebih bersemangat menyambut Ramadhan tahun ini karena dilakukan bersama teman-teman lintas jenjang pendidikan.

Melalui kegiatan kolaboratif antara SD, SMP, dan SMK ini, Muhammadiyah Pangkalan Bun kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai spiritual dan kepedulian sosial.

Tingkatkan Kualitas Pedagogi, Komunitas Belajar SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun Gelar Desiminasi Pembelajaran Mendalam


Pangkalan Bun, 15 Januari 2026 – Dalam upaya terus meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas pengajaran, Komunitas Belajar (Kombel) SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun menyelenggarakan kegiatan Pengimbasan atau Desiminasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (15/1) ini bertempat di ruang pertemuan sekolah dan diikuti dengan antusias oleh seluruh jajaran dewan guru. Kegiatan desiminasi ini merupakan tindak lanjut dari Bimbingan Teknis (Bimtek) tingkat lanjut yang telah diikuti oleh tiga guru utusan sekolah beberapa waktu lalu. Adapun narasumber dalam kegiatan ini adalah Ibu Sri Malawati, S.Pd., Ibu Merina Kusumawati, dan Ibu Pebti Lutfiatul Fauziah, S.P.

Fokus pada Karakter dan Kompetensi

Materi utama yang disampaikan dalam pengimbasan ini mencakup tiga pilar penting, yaitu: 
  1. Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Strategi mengajak siswa untuk tidak sekadar menghafal, tetapi memahami konsep secara menyeluruh dan mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata. 
  2. KKA (Kompetensi Kesadaran Antarpribadi): Pengembangan kemampuan sosial-emosional guru dan siswa. 
  3. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK): Integrasi nilai-nilai moral dalam setiap mata pelajaran. 

Dalam paparannya, narasumber menekankan bahwa guru saat ini harus berperan sebagai fasilitator, aktivator yang mampu memicu daya kritis siswa. "Pembelajaran mendalam menuntut kita untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, sehingga ilmu yang didapat tidak mudah terlupakan," ujarnya. 

Sinergi Seluruh Guru

Kepala SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun menyambut baik inisiatif ini. Beliau berharap hasil dari desiminasi ini dapat segera diimplementasikan di dalam kelas. Dengan adanya komunitas belajar yang aktif, diharapkan terjadi pertukaran ilmu (sharing knowledge) yang konsisten antar guru demi kemajuan sekolah. 

Acara ditutup dengan sesi diskusi dan penyusunan rencana aksi pembelajaran yang akan diterapkan pada semester ini. Melalui kegiatan ini, SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun menegaskan komitmennya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.

Penerimaan Murid Baru (PMB) SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun Tahun Ajaran 2026/2027 Resmi Dibuka!


Pangkalan Bun – Kabar gembira bagi lulusan SMP/MTs sederajat di wilayah Kotawaringin Barat dan sekitarnya. SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun secara resmi membuka pendaftaran bagi calon siswa baru untuk Tahun Pelajaran 2026/2027.

Sebagai sekolah yang berkomitmen mencetak generasi yang kompeten, berakhlak mulia, dan siap kerja, SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun kembali mengundang putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung dalam lingkungan belajar yang religius dan inovatif.

Jadwal Pendaftaran Jangan sampai terlewat! Proses pendaftaran akan berlangsung selama enam bulan: 
  • Mulai Dibuka: 2 Januari 2026
  • Penutupan: 2 Juli 2026

Mengapa Memilih SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun? 

Kami menawarkan lingkungan pendidikan yang mengedepankan Karakter Islami dipadukan dengan Keahlian Vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini. Dengan fasilitas yang lengkap dan tenaga pengajar profesional, kami siap membantu siswa meraih masa depan gemilang.

Cara Pendaftaran

Untuk memudahkan para calon wali murid dan siswa, pendaftaran dapat dilakukan secara praktis melalui sistem daring (online). Seluruh informasi mengenai syarat pendaftaran, daftar jurusan, hingga biaya pendidikan dapat diakses melalui tautan resmi kami: 

Klik di sini untuk mendaftar: pmb.smkm.sch.id

Kontak Informasi

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan kunjungi kantor sekretariat PMB di SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun atau hubungi kami melalui kanal komunikasi resmi sekolah.

Ayo, siapkan masa depanmu sekarang. Jadilah bagian dari keluarga besar SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun!

Semangat Baru di Awal Tahun: SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun Memulai Semester Genap 2025/2026


Suasana ceria dan penuh semangat menyelimuti lingkungan SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun pada Jumat, 2 Januari 2026. Hari tersebut menandai berakhirnya masa libur akhir tahun sekaligus menjadi hari pertama masuk sekolah untuk mengawali semester genap tahun ajaran 2025/2026.

Kegiatan diawali tepat pukul 07.00 WIB dengan pelaksanaan Senam Anak Indonesia Hebat di halaman utama sekolah. Seluruh siswa, guru, dan staf kependidikan tampak antusias mengikuti gerakan senam yang energik. Kegiatan fisik ini sengaja dipilih untuk membangkitkan kebugaran serta memotivasi siswa agar siap menghadapi tantangan akademik di semester yang baru.

Setelah tubuh terasa bugar, agenda berlanjut dengan aksi gotong royong kebersihan. Para siswa bersama wali kelas masing-masing bahu-membahu membersihkan ruang kelas, menata meja kursi, hingga merapikan taman di lingkungan sekolah. 

"Lingkungan yang bersih adalah kunci kenyamanan belajar. Kami ingin memastikan bahwa hari pertama ini menjadi momentum bagi siswa untuk merasa memiliki dan menjaga sekolah mereka," ujar salah satu koordinator kesiswaan. Melalui aksi ini, diharapkan tercipta atmosfer belajar yang kondusif sejak awal semester.

Di sisi lain, saat para siswa menyelesaikan agenda kebersihan, seluruh dewan guru berkumpul di ruang pertemuan untuk melaksanakan Rapat Awal Semester Genap. Rapat ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan sarana refleksi mendalam terhadap proses belajar-mengajar pada semester sebelumnya.

Dalam rapat tersebut, kepala sekolah menekankan pentingnya evaluasi metode pembelajaran agar lebih relevan dengan kebutuhan industri. Diskusi berlangsung interaktif, membahas capaian prestasi siswa hingga strategi inovatif yang akan diterapkan selama enam bulan ke depan guna meningkatkan kualitas lulusan SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun.

Dengan dimulainya aktivitas sekolah ini, keluarga besar SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun optimistis dapat mencetak prestasi yang lebih gemilang dan melahirkan generasi yang mandiri serta religius di tahun 2026.

Guru SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun Mengikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding dan AI di Palangka Raya


Tiga guru terpilih dari SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun mengikuti kegiatan pelatihan bergengsi yang diadakan oleh Kemendikdasmen di Palangka Raya. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 24 hingga 28 September 2025 ini berfokus pada Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Koding, dan Kecerdasan Artifisial (AI), serta Penguatan Karakter.

Ketiga guru tersebut adalah Ibu Sri Malawati, S.Pd., Ibu Merina Kusumawati, dan Ibu Pebti Lutfiatul Fauziah, S.P. Mereka adalah perwakilan terbaik sekolah yang dinilai memiliki semangat dan potensi besar dalam mengembangkan inovasi pembelajaran. Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia, khususnya dalam menghadapi era digital dan Revolusi Industri 4.0.

Selama lima hari, para guru tidak hanya mendapatkan materi teoretis, tetapi juga praktik langsung mengenai cara-cara mengintegrasikan teknologi terkini dalam proses belajar mengajar. Materi mengenai koding dan AI diberikan secara mendalam, termasuk bagaimana membuat program sederhana, menganalisis data, hingga memahami konsep dasar di balik teknologi canggih ini. Harapannya, ilmu yang didapat dapat diterapkan untuk menciptakan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan bagi siswa.

Selain itu, aspek penguatan karakter juga menjadi fokus utama dalam pelatihan ini. Para guru diajak untuk merenungkan kembali pentingnya menanamkan nilai-nilai moral, disiplin, dan etika kerja kepada siswa, di samping penguasaan teknologi. Hal ini sejalan dengan visi sekolah untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis dan teknis, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.

Ibu Sri Malawati, salah satu peserta, mengungkapkan rasa syukurnya. "Pelatihan ini membuka wawasan kami tentang bagaimana teknologi bisa menjadi alat yang sangat ampuh untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kami tidak sabar untuk berbagi ilmu ini dengan rekan-rekan guru lainnya dan mengaplikasikannya di sekolah," ujarnya.

Keikutsertaan ketiga guru ini menunjukkan komitmen SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun dalam terus berinovasi dan meningkatkan kompetensi staf pengajar. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang mereka dapatkan akan membawa dampak positif yang signifikan bagi kemajuan pendidikan di sekolah, sehingga mampu mencetak generasi penerus yang siap menghadapi tantangan zaman.

SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun Gelar Fasilitasi Pemilihan Mata Pelajaran untuk TKA 2025


Pangkalan Bun, 23 September 2025 — Tim Kurikulum dan Bimbingan Konseling (BK) SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun menyelenggarakan kegiatan penting bagi para peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025. Bertempat di ruang meeting sekolah, acara yang berlangsung pada hari Selasa ini bertujuan untuk memfasilitasi siswa dalam memilih mata pelajaran (mapel) yang sesuai dengan minat dan bakat mereka untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Kegiatan ini merupakan langkah proaktif sekolah dalam mendukung keberhasilan siswa. Dalam sesi tersebut, Tim Kurikulum dan BK memberikan penjelasan mendalam tentang pentingnya memahami potensi diri dan menyesuaikan pilihan jurusan di PTN dengan mata pelajaran yang akan diambil dalam TKA. Mereka juga memaparkan berbagai jalur masuk PTN, termasuk jalur seleksi nasional yang kini membutuhkan kombinasi mata pelajaran tertentu.

"Kami ingin memastikan setiap siswa memiliki peta jalan yang jelas," ujar Tim Kurikulum dan BK. "Pemilihan mata pelajaran ini bukan hanya tentang nilai, tapi juga tentang masa depan mereka. Kami membantu mereka melihat korelasi antara mata pelajaran yang dipilih dengan jurusan yang mereka impikan."

Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi. Diskusi interaktif juga membuka ruang bagi mereka untuk bertanya langsung tentang keraguan yang mereka miliki. Beberapa siswa bahkan membawa catatan hasil konsultasi sebelumnya, menunjukkan keseriusan mereka dalam merencanakan masa depan.

Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari orang tua dan siswa. Mereka merasa terbantu dengan bimbingan yang diberikan, terutama mengingat banyaknya pilihan dan kompleksitas sistem seleksi PTN saat ini. Dengan bimbingan yang tepat dari sekolah, diharapkan para siswa SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun dapat memilih mata pelajaran TKA dengan tepat dan berhasil meraih impian mereka untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi yang dituju.

Kader IPM Kotawaringin Barat Dilatih untuk Jadi Pemimpin Tangguh


Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat - Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kotawaringin Barat sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kader Dasar Taruna Melati 1. Acara yang berlangsung pada tanggal 20-21 September 2025 ini digelar untuk mempersiapkan kader-kader muda Muhammadiyah agar memiliki jiwa kepemimpinan yang tangguh dan berkarakter.

Pelatihan ini adalah kegiatan wajib yang dirancang untuk membentuk dan mengasah potensi pelajar Muhammadiyah, terutama di tingkat ranting sekolah. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta bisa menjadi contoh dan motor penggerak bagi kemajuan IPM di sekolah dan masyarakat. "Kegiatan Taruna Melati ini merupakan jenjang kaderisasi awal yang penting. Ini bukan sekadar pelatihan biasa, tapi proses pembentukan mental dan karakter. " kata salah satu panitia. 

Acara ini dibuka secara resmi oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kotawaringin Barat, Bapak Agus Basrawiyanta, S.Pd., M.T. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat para peserta dan berharap mereka bisa membawa perubahan positif. "Saya sangat bangga melihat semangat adik-adik sekalian. Jadikanlah kegiatan ini sebagai bekal untuk menjadi pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab," ujar Bapak Agus. 


Peserta pelatihan ini berasal dari pengurus ranting IPM di dua sekolah, yaitu SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun dan SMP Muhammadiyah Pangkalan Bun. Mereka antusias mengikuti berbagai materi dan simulasi yang diberikan oleh narasumber yang kompeten. Salah satu narasumber yang hadir adalah perwakilan dari Pimpinan Wilayah IPM (PW IPM) Kalimantan Tengah, Kartika selaku sekretaris. Beliau memberikan materi seputar keorganisasian dan peran pelajar dalam membangun bangsa. Kehadiran beliau menambah bobot dan semangat bagi para peserta. 

Semoga setelah pelatihan ini, para kader IPM Kotawaringin Barat bisa menjadi pemimpin muda yang siap menghadapi tantangan zaman dan berkontribusi nyata bagi Muhammadiyah serta bangsa.

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk Siswa Kelas XII SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun


Pangkalan Bun, 15 September 2025 – Suasana di SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun terasa lebih serius dan penuh fokus. Para siswa kelas XII berkumpul di aula untuk mengikuti sosialisasi dan pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang menjadi salah satu syarat penting untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ibu Danty Rahmasantika, M.Pd, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, dan didampingi oleh Ibu Pebti Lutfiatul Fauziah, S.P. Keduanya memberikan penjelasan yang sangat mudah dimengerti tentang pentingnya TKA.

Ibu Danty menjelaskan bahwa TKA bukan sekadar ujian, tetapi juga alat untuk mengukur sejauh mana kemampuan akademik siswa. "TKA ini bisa jadi bekal kalian saat nanti masuk kuliah. Dengan tahu skor TKA, kalian bisa lebih siap memilih jurusan yang sesuai," ujarnya.

Ibu Pebti menambahkan, "Proses pendaftaran TKA dibuat semudah mungkin agar tidak ada siswa yang kesulitan. Kami siap membantu jika ada yang bingung atau mengalami kendala teknis."

Seluruh siswa terlihat antusias dan bersemangat. Mereka mendengarkan setiap detail informasi, mulai dari cara mendaftar secara online, jadwal tes, hingga materi yang akan diujikan. Setelah sesi penjelasan selesai, para siswa langsung dibimbing untuk melakukan pendaftaran. Mereka didampingi satu per satu untuk memastikan proses berjalan lancar dan tidak ada kesalahan data.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun dalam mempersiapkan masa depan siswa-siswinya. Sekolah tidak hanya fokus pada pendidikan kejuruan, tetapi juga membuka jalan seluas-luasnya bagi mereka yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semua siswa kelas XII dapat mengikuti tes dengan maksimal dan meraih hasil terbaik.